Cerita XXX IGO Terbaru 2017 Meniduri Janda Jilbab

Posted on
Cerita XXX IGO Terbaru 2017 Meniduri Janda Jilbab – Cerita sex terhot, cerita sex nyata terbaru, cerita panas bergambar
hot, cerita porn termewah, cerita hot terpopuler, cerita dewasa terkini
. Biasanya aku memanggil dengan kata neng dan kisah ini terjadi 2 tahun
yang lalu, yaitu dengan teman kantorku dengan status janda dan beranak
1, aku diam diam tertarik dengannya walaupun dia sudah janda dalam
pikiranku pastinya dia berpengalaman dalam urusan ranjang, wajahnya ayng
biasa saja tubuhnya mungil ukuran payudaranya juga sedang sedang saja.

Cerita Sex IGO Terlengkap 2017 Meniduri Janda Jilbab
Cerita, XXX, IGO, Terbaru, 2017, Meniduri, Janda, Jilbab, cerita sex terbaru 2017, cerita sex Jilbab igo, cerita hot Jilbab terbaru, cerita Jilbab ngentot ternikmat, kumpulan cerita Jilbab ngentot, cerita hot ngentot, cerita nyata Jilbab ngentot, koleksi cerita Jilbab ngentot, kumpulan cerita ngentot terbaru

Kumpulan Cerita Ngentot Terbaru 2017, Sebagai
seorang janda neng nampaknya sangat haus akan belaian seorang pria, dan
tampaknya dia tertarik padaku. Hal ini kuketahui dari pandangannya
padaku dan cara dia memperlakukanku. Terkadang ia memandangiku dan
berusaha memegang tanganku bila sedang ngobrol berdua dengannya.

Cerita Dewasa Top: Cerita XXX IGO Terbaru 2017 Nafas Mulai Terengah

Sebagai
seorang lelaki normal aku senang sekali dengan perlakuan seperti itu,
makin hari dia makin dekat denganku, makan siang berdua, pegang2 tangan,
bahkan setalah beberapa lama ia tak segan2 lagi untuk mencium
pipiku…bahkan bibirku.

Suatu hari neng tidak masuk kerja karena
sakit, dan karena urusan pekerjaan aku terpaksa harus menemuinya, hari
itu aku menghubunginya untuk menyanyakan keadaannya dan bertanya apakah
aku dapat bertemu dia karena ada beberapa laporan yang butuh
tanda-tangannya.

Singkat cerita aku meluncur menuju rumahnya,
dalam perjalanan aku membayangkan kira2 apa ya yang akan terjadi nanti?
Aku mengetuk pintu rumahnya beberapa kali, kemudian pintu rumah terbuka
dan muncul anak laki2 mengenakan seragam smp, ternyata ia anak neng.

“eh…om
rony, masuk om…”, sapanya sambil mempersilahkan aku masuk. “mama ada
de?…, tadi om sudah telepon dan janji ketemu mama…” tanyaku.

“ada,
mama sedang di kamar, sebentar ya ade panggilkan…” jawabnya, kemudian
ade melangkah menuju kamar neng dan berteriak “maa…., ada tamu tuh dari
kantor…om rony…”

Pintu kamar terbuka dan muncullah sosok neng,
wajahnya tampak berbeda dari yang sebelumnya kulihat, raut wajahnya
sayu, dan perbedaanya adalah karena ia kini tidak mengenakan jilbab.
Rambutnya pendek sehingga dengan jelas menampakkan lehernya yang
jenjang.

Saat itu Neng mengenakan kimono pink bermotif bunga.

“Ma,
aku berangkat sekolah dulu ya…” ujar ade sambil mencium tangan Neng
“Ya…, hati2 di jalan ya de…, salam dulu tuh ke om rony” ujar neng.

Ade lalu menghampiriku dan berpamitan sambil mencium tanganku,

“Ade
pergi dulu ya om…” “Ya…”, ujarku singkat. Lalu ia berlalu meninggalkan
kami berdua, otakku mulai ngeres…wah kebetulan nih ade pergi sekolah,
jadi aku bisa bermesraan dengan mamanya…, namun aku berusaha menahan
diri dan berkata

“Gimana neng, udah enakan? maaf ya aku mengganggu, soalnya laporan ini harus masuk hari ini”

“Ya..lumayan deh, tapi masih sedikit pusing, mana berkasnya biar aku tandatangani”, jawab neng sambil berjalan kearahku.

Kami
duduk berhadapan, kemudian ia mengambil berkas yang aku sodorkan lalu
mulai menandatanganinya. Karena posisi Neng agak menunduk, maka dengan
jelas aku dapat melihat belahan dadanya dari sela2 kimononya yang
longgar, dan ternyata neng tidak memakai bra sehingga puting buah
dadanya tampak menonjol.

Aku menatapnya tanpa berkedip, ukurannya
memang tidak besar tapi bentuknya terlihat masih kencang dan terasa
sangat menantang untuk dijelajahi.

“Hey…, kamu lagi liatin apa?”, ujar neng mengagetkan aku. “nggak kok, aku sedang memperhatikan tanda tanganmu…” kilahku

“Tanda
tangan atau payudaraku?” kata neng kemudian sambil tersenyum. “hehehe…,
itu…, belahan payudaramu kelihatan sedikit…, sayang kalau aku
melewatkannya…”, candaku.

“ah kamu…, nih sudah selesai…”, ujar
neng sambil menyodorkan kembali berkas2 padaku. “ya udah aku langsung ke
kantor lagi ya…” kataku sambil memasukan berkas2 tadi kedalam tas.

“Nanti
dulu dong, kamu kan baru saja datang…, lagian aku mau minta tolong
sedikit nih”… jawab neng sambil bergerak mendekatiku dan memegang
tanganku. “Tolong pijitin aku ya ron, badanku pegal2…sakit smua..,
yaa…sebentar aja..” pinta neng sambil menarik tanganku dan bergerak
menuju kamarnya.

Bagai kerbau dicocok hidung aku menuruti saja
kemauannya, sesampai di kamar dia menarik pinggangku sehingga posisi
kami saling berhadap-hadapan dengan jarak yang sangat dekat, wajahnya
berada sangat dekat dengan wajahku lalu kemudian bibirnya tiba2 mencium
bibirku, tangannya memegang bagian belakang kepalaku dan menariknya
seakan menyuruhku untuk terus mengulum bibirnya.

lidahnya
bermain-main di mulutku membuat nafsuku perlahan bangkit. Kemudian aku
menarik bibirku dan melepas ciumanku, lalu aku berkata “katanya mau
pijit…kok malah ngajak cipokan?” “hehehe…abis aku kangen ron, lagian
kita kan jarang2 berduaan gini…” ujarnya

Kemudian dia menarik
tali pengikat kimononya lalu melepas kimononya membiarkannya terjatuh
dilantai, tersembullah kedua buah dada yang tadi kuintip dari luar, dan
ia ternyata tidak menggunakan bra, tetapi masih menggunakan cd-nya…,
bentuk tubuhnya sangat ideal, perut yang langsing, buah dada dan pantat
yang masih kencang.

“kamu tadi ngintip ini kan?…” katanya sambil menarik tanganku ke buah dadanya, lalu meremaskan tanganku di buah dadanya itu.

“ayo
sekarang liat deh sepuasnya, ga usah ngintip… hihihi” tangan kananku
meremas- remas buah dada kanannya dan mulutku dengan sigap menghisap
puting kirinya, mencium dan menjilatinya dengan rakus, sementara tangan
kiriku mulai bergerak meremas2 bongkahan pantat neng.

“Sssshhh….aahhhh…”,
neng sedikit merintih ketika aku menghisap puting susunya, lalu
tangannya bergerak mencari- cari retsleting celanaku, membukanya,
melepaskan ikat pinggangku lalu memelorotkan celana dalamku, otomatis
burungku yang telah berdiri langsung menyembul.

Neng merubah
posisinya menjadi berjongkok, kemudian ia mencium kemaluanku, menjilati
dan menghisapnya…”..arrggghhh… .enak neng”, aku melenguh keenakan…
Sambil berjongkok Neng terus mengulum dan menghisap- hisap penisku

Sambil
tangannya meremas-remas pantatku, sebagai seorang janda nampaknya ia
sangat merindukan kontol lelaki, sehingga saat menemukannya seolah ia
tak mau berhenti menikmatinya…

Beberapa saat kubiarkan neng
bermain-main dengan senjataku, bahkan aku sangat menikmati
permainannya…, jilatan dan hisapannya membuat nafsuku makin tak
terbendung. Aku angkat badannya dan merebahkannya di tempat tidur…, kini
kami bergulat dengan posisi 69, neng berada dibawah terus mengulum dan
menghisap penisku, sementara aku menjilati kemaluannya dari luar celana
dalamnya yang sudah basah.

Kutarik cdnya dan neng mengangkat
pantatnya keatas sehingga memudahkan aku untuk melepaskan cdnya…,
kujilati klitoris neng dengan perlahan “ssssshhhh….aahhhh….” desahan
neng semakin keras ketika kujilati labianya yang sudah amat basah dan
berdenyut-denyut, pantatnya bergelinjang kian kemari.

Denyutan di
memeknya itu makin kuat seiring makin kerasnya desahan Neng, Tak lama
kemudian, “Aaaahhh….aaghh….oohhhh… wron…..” rupanya neng sudah
mendapatkan orgasme pertamanya, kurasakan cairan keluar dari memek neng…
kujilati terus dan terus sehingga tidak ada yang tersisa…

Aku
segera berbalik dan memposisikan kontolku di lubang vagina Neng.
Kugesek- gesekan perlahan kepala kontolku di bibir kemaluannya, Neng
menggelinjang-gelinjang seolah tak sabar untuk merasakan burungku masuk
ke lubang kenikmatannya.

“… shhhh..ooohhh…ayo dong ron…tunggu apa
lagi…” Perlahan kumasukan kontolku ke vagina neng…, blessssshhh….karena
sudah basah maka tanpa hambatan burungku menerobos liang senggama janda
berjilbab ini, kutusuk-tusuk perlahan dan mulai gerakan memompa vagina
neng.

“aaahhhh… ohhhh…” Neng mulai merintih- rintih merasakan
kenikmatan yang sekian lama tidak pernah dirasakannya, pantatnya
bergoyang-goyang bergerak mengikuti irama permainan dan tusukan kontolku
ke dalam memeknya.

Beberapa saat kami bercinta dalam posisi
missionari ini, aku akui walaupun berpredikat sebagai seorang janda
beranak satu, namun jepitan vagina neng masih terasa kuat mencengkram
batang kemaluanku yang berukuran sedang, tidak terlalu besar tetapi juga
tidak kecil seperti rata-rata ukuran kemaluan orang indonesia.

Bahkan
vagina neng terasa dapat memijit mijit batang kemaluanku, sehingga
kemaluanku serasa diperas oleh vaginanya. Kemudian aku merubah posisi
bercinta ini menjadi doggy style, kumasukkan kontolku ke vagina neng
dari arah belakang sambil meremas- remas pantatnya.

Dalam posisi
ini aku merasakan kenikmatan yang lebih dahsyat, mungkin dikarenakan
dalam posisi ini vagina neng lebih menjepit kontolku dibanding posisi
missionary. Neng terus menggerakan pingulnya kedepan dan kebelakang,
buah dadanya bergantung dan sesekali aku meremas dengan tanganku.

“…
oouugghhh….shhhh…t erus ron…aku sudah mau keluar….” desahan dan
rintihan neng semakin menjadi membuat aku semakin bernafsu dan
mempercepat irama kocokanku…

”plok…plok…plo k…” suara selangkanganku yang beradu dengan pantatnya seiring gerakan pompaanku…

“….aaaahhh…enak
neng, memekmu luar biasa….” aku mulai meracau merasakan sesuatu yang
menjalar seolah akan meledak di ujung kepala kemaluanku,

“….ssshhh…
arrrghh..” Kemudian kurubah lagi posisiku, kubalikan lagi badan neng,
ku angkat kakinya sehingga menyentuh dadanya, dalam posisi ini vagina
neng terlihat lebih jelas, buah dadanya dan ekspresi wajahnyapun dapat
kulihat dengan jelas

Kumasukan lagi kontolku sambil memegang dan
menekan kedua kakinya ke bahunya, tanganku meremas-remas kedua buah
dadanya yang semakin keras, bibirku mengulum bibirnya dan
menyedot-nyedot lidahnya…, tusukanku semakin kupercepat dan rasanya
ujung kepala kontolku telah mentok di rahimnya, Bacaan sex top: Cerita XXX IGO Terbaru 2017 Goyangan Paling Seksi

Desahan
neng semakin menjadi merasakan kenikmatan yang luar biasa “….shhhhh…
aaahhhh….a yo ron aku sedikit lagi keluar…”, neng menggoyang pantat dan
pinggulnya berlawanan dengan gerakan tusukan kontolku di
memeknya…”aaaahhh… aahhh… “…, beberapa saat kemudian aku merasa tak kuat
lagi menahan lahar yang akan kusemburkan kedalam vagina neng, seluruh
tubuhku bergetar ketika merasakan sensasinya…

“…oooohhhh… aku
keluar neng… aahhhhh…”…, kutancapkan dalam-dalam kontolku di lubang
senggama neng, neng pun merintih merasakan tumpahan lahar panasku jauh
didalam liang vaginanya…

” ….arrrghhhh…nikmat sekali roooonn….”…,
akupun memeluknya erat-erat dan tak merubah posisiku beberapa
saat….”aaahhh…” burungku berkedutan melepas sisa-sisa mani dari
kontolku…, setelah beberapa saat akupun melepaskan pelukanku dan
berbaring disisinya… “Makasih ya…”, bisik neng perlahan

Kemudian
ia memelukku dari samping dan kepalanya bersandar di dadaku…, kamipun
terdiam sesaat…seolah terhanyut oleh lamunan kami masing2… Jujur saat
itu aku termenung sekaligus gembira…karena akhirnya aku berhasil
meniduri sang janda berjilbab… hehehe.

Aku jadi ingat video smu
bispak yang juga menggunakan jilbab, ternyata jilbab bukan kepribadian
nya dia menggunakannya justru karena sekolah, kesehariannya tentu tidak,
inilah yang aku sesalkan, sebuah simbol agama menjadi masalah.
seharunya tidak, pintar pintar kitalah menyikapi seks janda berjilbab ,
status janda atau jilbab apalagi janda berjilbab. – Itulah
cerita cerita sex yang bisa saya sampaikan saat ini,
jangan lupa kunjungi website ini setiap hari karena beberapa kumpulan
cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita porn 2017, cerita ngewe,
cerita panas, cerita ngentot, cerita horny, cerita bokep, cerita xxx,
cerita nyata esex esex
akan di update setiap harinya.

News Online Itil